Jangan Bangun Klinik sebelum punya Roadmap Klinik


Ada sebuah fakta yang sering terjadi pada para pemula di dunia bisnis layanan terapi. Banyak orang begitu cepat ingin membuka klinik. Mereka sibuk mencetak brosur, membuat logo, menyebar iklan di media sosial, bahkan sudah memikirkan nama brand yang terdengar keren. Semua terlihat seperti langkah yang hebat. Semua tampak seperti tanda keseriusan.

Tapi ada satu kenyataan yang sering luput disadari.

Banyak dari mereka sebenarnya belum tahu kemampuan dirinya ada di level mana, dan belum jelas tujuan apa yang ingin dicapai.


Akibatnya apa yang terjadi?

Hari ini ikut pelatihan ini.

Besok mencoba metode itu.

Lusa mengubah konsep layanan lagi.

Strateginya terus berubah. 

Fokusnya berpindah-pindah. 

Energinya habis untuk mencoba banyak hal, tetapi bisnisnya tidak benar-benar bertumbuh.


Fenomena ini sering terjadi bukan karena mereka malas, bukan karena mereka tidak punya semangat. Justru sebaliknya. Mereka sangat bersemangat. Tetapi semangat itu berjalan tanpa arah yang jelas.


Di titik inilah seseorang harus berhenti sejenak dan mulai bertanya kepada dirinya sendiri.

Apa sebenarnya kemampuan yang saya miliki saat ini?

Layanan terapi apa yang benar-benar saya kuasai?

Siapa orang yang ingin saya bantu?

Seberapa besar klinik yang ingin saya bangun?

Dan ke mana perjalanan bisnis ini ingin saya bawa lima atau sepuluh tahun ke depan?


Pertanyaan-pertanyaan ini kelihatannya sederhana. Tapi justru di sinilah pondasi bisnis dibangun.

Karena ketika seseorang sudah mengetahui garis start dan garis finishnya, semua langkah menjadi jauh lebih terarah. Ia tidak mudah tergoda oleh tren. Ia tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan.


Di sinilah pentingnya seorang pemula memiliki roadmap dan master plan.

Roadmap itu seperti peta perjalanan. Ketika seseorang ingin pergi dari Solo menuju Jakarta, ia tidak mungkin asal mengemudi tanpa arah. Ia membutuhkan peta yang menunjukkan jalur mana yang harus dilewati, berapa jarak yang ditempuh, dan titik mana yang menjadi tujuan akhirnya.


Bisnis terapi juga seperti itu.

Ketika roadmap sudah jelas, kita tahu langkah apa yang harus dilakukan terlebih dahulu, dan persiapan apa yang kita butuhkan. Kita tahu kapan waktunya meningkatkan skill terapi. Kita tahu kapan waktunya membangun brand. Kita tahu kapan waktunya membuka klinik.

Setiap langkah menjadi lebih efisien, lebih tepat, dan lebih akurat.


Tanpa roadmap, seseorang hanya akan sibuk bergerak tetapi tidak benar-benar maju.


Sufyan Al Kayiis

https://www.facebook.com/share/p/1FrpKzyKLx/

Komentar